Coba Cek Siapa di Sebelahmu
Prolog
Dalam sebuah keranjang kehidupan, tak hanya buah manis yang tersembunyi,
Ada pula yang perlahan layu, menularkan busuknya tanpa permisi.
Kita sering lupa, bahwa sekeliling kita adalah cermin diri,
Coba mengajakmu bercermin, menelisik siapa yang kini ada di sisi,
Sebab masa depanmu, bisa jadi bergantung pada siapa yang kau pilih.
Kenapa Kamu Susah Berkembang? Coba Cek Siapa di Sebelahmu.
Pernahkah Anda menyimpan satu buah busuk di dalam keranjang buah yang segar? Apa yang terjadi jika dibiarkan semalam saja? Besok paginya, Anda tidak hanya membuang satu buah busuk itu, tapi Anda terpaksa membuang hampir seluruh isi keranjang. Busuknya menular. Cepat, diam-diam, dan mematikan.
Prinsip sederhana ini sering kita lupakan dalam hidup: Lingkunganmu lebih kuat daripada tekadmu.
Bahaya "Polusi" Mental
Anda mungkin berpikir Anda orang yang kuat. Anda punya prinsip yang teguh. Tapi sadarkah Anda? Kita adalah makhluk sosial, dan alam bawah sadar kita sangat rentan terhadap pengaruh di sekitar.
- Jika Anda berkumpul dengan 5 orang yang suka mengeluh, Anda akan jadi pengeluh ke-6.
- Jika Anda berkumpul dengan 5 orang yang boros, Anda akan jadi pemboros ke-6.
- Jika Anda berkumpul dengan 5 orang yang pesimis, mimpi besarmu akan perlahan mati, terkubur di bawah tumpukan keraguan.
Ini bukan soal Anda lemah. Ini soal bagaimana alam bawah sadar bekerja. Teman yang salah dan kebiasaan yang toxic itu seperti rayap. Mereka tidak menghancurkan Anda dalam sehari, tapi mereka menggerogoti fondasi dirimu pelan-pelan, tanpa suara, tanpa terasa. Hingga suatu hari Anda bangun dan bertanya, "Kenapa aku jadi begini? Kapan aku berubah menjadi seperti ini?"
Anda Adalah CEO Hidupmu Sendiri
Kabar baiknya? Anda bukan pohon yang akarnya tertanam mati di satu tempat. Anda punya kaki. Anda bisa berpindah. Anda punya kendali penuh atas hidup Anda, layaknya seorang CEO di perusahaan sendiri.
Anda punya hak veto penuh untuk menentukan:
- Siapa yang boleh masuk ke ring 1 kehidupanmu.
- Topik apa yang boleh dibahas di mejamu.
- Energi seperti apa yang Anda izinkan masuk ke ruang pribadimu.
Berani Memilih demi "Anda" yang Baru
Memilih lingkungan bukan berarti sombong atau memusuhi orang lama. Ini adalah bentuk pertahanan diri yang paling logis dan bijaksana. Ini adalah investasi paling berharga untuk pertumbuhan dan well-being Anda.
Pilihlah lingkungan dengan sadar. Carilah mereka yang memaksamu naik level, bukan yang nyaman mengajakmu jalan di tempat. Carilah ruang di mana ide-ide dirayakan, didukung, dan dikembangkan, bukan dihakimi atau diremehkan. Carilah komunitas yang menginspirasi, bukan yang menguras energi.
Ingat, Anda berhak atas versi dirimu yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih jujur. Jangan biarkan satu "buah busuk" merampas masa depan dan potensi terbaikmu.
Seleksi lingkunganmu sekarang, sebelum Anda yang terseleksi oleh keburukan, terperangkap dalam lingkaran yang tak membawamu kemana-mana.
Endgame
Satu buah busuk, sanggup merusak seluruh keranjang,
Satu jiwa yang redup, sanggup memadamkan semangat juang.
Maka, pilihlah siapa yang kau izinkan berjalan di sampingmu sepanjang petualangan,
Sebab langkahmu ke depan, cerminan dari siapa yang kau jadikan pegangan.
Jangan biarkan dirimu stagnan, karena lingkunganmu adalah cerminan tujuan.
Abdulloh Aup

Komentar
Posting Komentar