Nyali Intelektual di Hadapan Kekuasaan
Prolog Di bawah bayangan menara gading, gelar-gelar berderet gagah, Namun di hadapan singgasana, suara kebenaran sering terasa lemah. Intelektual sejati, bukanlah sekadar tumpukan ilmu yang merekah, Melainkan nyali yang membaja, melawan tirani yang memilah. Mari kita renungi, makna di balik kata-kata Pramoedya yang begitu gamblang. "Kalian Hanyalah Ternak": Nyali Intelektual di Hadapan Kekuasaan Pramoedya Ananta Toer, sang pujangga perlawanan, pernah menohok dengan kalimatnya yang tajam: “Kalian hanyalah ternak saat punya gelar intelektual tapi nyali begitu tipis di depan kekuasaan.” Kalimat ini bukan sekadar kritik, melainkan sebuah peringatan keras bagi para cendekiawan, bagi mereka yang memegang obor ilmu di negeri yang seringkali mengagungkan simbol daripada substansi. Di negeri yang terlalu lama memuja stempel dan tanda tangan, gelar seringkali lebih dihormati daripada keberanian. Kita menyaksikan orang-orang berderet di wisuda, mengenakan toga, menggengg...