Menemukan Satu Cahaya dalam Berbagai Lampu
Prolog Di permukaan laut, gelombang saling berkejaran, pecah menjadi buih yang berbeda-beda. Ada yang besar, ada yang kecil, ada yang tenang, dan ada yang menderu. Namun, jika kita menyelam lebih dalam ke jantung samudra, kita akan menemukan bahwa semua itu berasal dari air yang satu dan sama. Begitulah para sufi besar memandang keberagaman keyakinan di dunia ini. Mari kita menanggalkan kacamata prasangka sejenak, dan memandang rahasia Ilahi melalui mata batin Ibn Arabi, Rumi, dan Al-Jili. Samudra Wujud: Menemukan Satu Cahaya dalam Berbagai Lampu Perdebatan tentang perbedaan agama sering kali berujung pada tembok tinggi yang memisahkan. Namun, tradisi sufisme menawarkan "jendela" untuk melihat melampaui tembok tersebut. Tiga maestro spiritual Islam—Ibn Arabi, Jalaluddin Rumi, dan Al-Jili—memiliki cara pandang yang bikin "adem" namun tetap kokoh di atas pijakan tauhid. 1. Ibn Arabi: Manifestasi dari Satu Wujud Melalui konsep Wahdatul Wujud , Ibn Arab...