Menunggu dan Matinya Waktu Luang
Prolog Dalam hiruk pikuk hidup, kita sering terburu-buru, Mengejar waktu seolah ia adalah musuh yang tak jemu. Namun ada sebuah ironi, yang seringkali tak kita tahu, Bahwa dalam penantian, waktu luang pun bisa membeku. Mari kita selami, mengapa menunggu terasa begitu semu. Menunggu dan Matinya Waktu Luang: Sebuah Observasi Modern Di era modern yang serba cepat ini, kita seringkali merasa kekurangan waktu. Jadwal padat, tuntutan pekerjaan yang tinggi, dan godaan hiburan digital membuat kita seolah berlomba dengan detik. Ironisnya, di tengah semua kesibukan itu, kita menghabiskan sebagian besar hidup kita untuk menunggu . Menunggu antrean kopi, menunggu lampu lalu lintas, menunggu balasan pesan, menunggu transportasi, menunggu giliran di klinik, hingga menunggu data yang sedang loading . Waktu menunggu ini, yang seharusnya bisa menjadi 'waktu luang' yang berharga, seringkali justru terasa mati dan sia-sia. Mengapa demikian? 1. Kematian Kesadaran dalam Penantian ...