JIKA CINTA MEMILIKI JALAN PULANG
MAULID BUKAN HANYA TENTANG KELAHIRAN NABI, TETAPI TENTANG APA YANG LAHIR KEMBALI DI DALAM DIRI KITA Ada sesuatu yang menarik dari Maulid Nabi ﷺ. Setiap kali bulan kelahiran Rasulullah ﷺ datang, kita kembali mendengar shalawat, membaca Barzanji, mengisahkan perjalanan hidup beliau, berkumpul di majelis, berbagi makanan, dan mengungkapkan kegembiraan karena pernah lahir ke dunia seorang manusia yang membawa rahmat bagi seluruh alam. Tetapi kemudian muncul pertanyaan yang sederhana: Mengapa kita bergembira atas kelahiran Nabi Muhammad ﷺ? Bukankah kita juga bergembira ketika seorang anak lahir? Tentu. Kelahiran seorang anak selalu membawa harapan. Orang tua tersenyum. Keluarga berkumpul. Doa-doa dipanjatkan. Padahal kita belum tahu anak itu kelak akan menjadi seperti apa. Apakah ia akan menjadi anak saleh? Apakah ia akan menjadi manusia yang baik? Apakah ia akan membanggakan orang tuanya? Kita belum tahu. Tetapi kelahirannya saja sudah cukup membuat orang tuanya bahagia. Lalu bagaima...