KETIKA RAKYAT CERDAS, KEKUASAAN TIDAK MUDAH MENIPU
KETIKA RAKYAT CERDAS, KEKUASAAN TIDAK MUDAH MENIPU Belajar dari Tan Malaka, Albert Einstein, dan Soe Hok Gie tentang pendidikan yang memerdekakan pikiran Ada tiga gambar yang beberapa hari terakhir saya buat. Tiga tokoh. Tiga zaman. Tiga latar belakang yang berbeda. Tan Malaka. Albert Einstein. Soe Hok Gie. Tetapi ketika saya membaca kembali kata-kata yang saya letakkan di dalamnya, saya justru menemukan satu benang merah yang sangat kuat. Tan Malaka mengingatkan kita tentang bahaya membuat rakyat sekadar patuh. Albert Einstein mengingatkan kita tentang bahaya penghormatan buta kepada kekuasaan. Sementara Soe Hok Gie mengingatkan bahwa hidup yang bermartabat kadang menuntut keberanian untuk melawan. Kalau tiga gagasan itu kita satukan, muncul sebuah pertanyaan yang menurut saya jauh lebih penting daripada sekadar siapa yang mengucapkannya: Pendidikan seperti apa yang sedang kita bangun? Apakah kita sedang mendidik manusia agar cerdas dan berani berpikir? Ataukah kita sedang mendidik ma...