Refleksi Pengabdian dari Honorer ke PPPK
Prolog Ada air mata yang jatuh dalam heningnya ruang kelas, Mengingat masa honorer yang penuh dengan rasa cemas. Dari tahun dua ribu sebelas, langkahmu tak pernah lepas, Meski negara sering kali pura-pura tak melihat pengabdian yang tuntas. Kini status PPPK telah digenggam dalam tangan yang lemas, Namun luka lama kawan seprofesi masih membuat hati terasa panas. Mari kita suarakan mimpi tentang bangsa yang berkelas, Di mana pendidikan dan kesehatan tak lagi menjadi beban yang menguras. Luka Lama dan Mimpi yang Tertunda: Refleksi Pengabdian dari 2011 hingga PPPK Membaca ungkapan hati mantan guru honorer, maka akan terasa getaran empati yang sangat dalam. Perjalanan dari tahun 2011 sebagai honorer hingga akhirnya meraih status PPPK pada 2023 bukanlah waktu yang singkat. Itu adalah 12 tahun masa penantian, pengorbanan, dan kesabaran yang luar biasa. Wajar jika terasa ingin menangis, bukan karena lemah, tapi karena tahu persis betapa beratnya "kursi" yang didud...