Kekhawatiran Menguasai Hati
Jangan Biarkan Kekhawatiran Menguasai Hati "Manusia boleh merencanakan hari esok, tetapi ketenangan hanya akan hadir ketika ia belajar mempercayakan hasilnya kepada Allah." Ada satu kebiasaan yang diam-diam menguras energi banyak orang. Bukan pekerjaan yang menumpuk. Bukan pula perjalanan hidup yang berat. Melainkan pikiran yang terus berlari menuju sesuatu yang bahkan belum tentu terjadi. Kita mengkhawatirkan masa depan. Takut kehilangan pekerjaan. Cemas terhadap kesehatan. Gelisah memikirkan pendidikan anak. Bahkan, terkadang kita merasa lelah oleh peristiwa yang sesungguhnya belum pernah datang. Begitulah manusia. Kita dianugerahi akal untuk merencanakan masa depan, tetapi pada saat yang sama kita tidak diberi kemampuan untuk mengetahui apa yang akan terjadi esok hari. Di ruang antara harapan dan ketidakpastian itulah kekhawatiran sering tumbuh. Perasaan cemas sebenarnya bukanlah musuh yang harus dimusuhi. Ia adalah bagian dari pengalaman manusia. Hampir setiap orang per...