76,5 Juta Rupiah per bulan
NEGARA MEMBAYAR MAHAL YANG RAHASIA, TETAPI MURAH YANG NYATA Tentang harga sebuah nasihat, martabat guru, dan cara negara menghitung masa depan Ada angka yang belakangan membuat saya berhenti cukup lama. Rp76,5 juta per bulan. Itulah besaran hak keuangan Ketua dan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) berdasarkan Perpres Nomor 15 Tahun 2026. Aturan tersebut juga mengatur berbagai fasilitas yang disetarakan dengan fasilitas menteri. Di sisi lain, kita mengenal cerita yang jauh lebih sunyi: guru honorer yang menerima Rp300 ribu sebulan. Tentu, Rp300 ribu bukanlah standar honor seluruh guru honorer. Besarannya berbeda-beda menurut daerah, sekolah, status kepegawaian, dan sumber pembiayaan. Tetapi angka itu cukup menjadi metafora untuk sebuah persoalan yang lebih besar: Mengapa pekerjaan yang membentuk manusia sering kali dihargai begitu murah? Saya tidak sedang ingin mempertentangkan guru dengan Wantimpres. Saya juga tidak sedang mengatakan bahwa seorang penasihat Presiden...