Selamat 100 tahun Gontor
Beda Mahfuzhat Ada satu hal yang menarik ketika bertemu alumni pesantren dari latar yang berbeda. Sering kali yang berbeda bukan hanya kitab yang dikaji, bukan hanya tradisi yang diwarisi, tetapi bahkan kalimat-kalimat sederhana yang terus hidup di kepala kami hingga hari ini. Bagi mereka yang tumbuh di lingkungan pesantren modern, khususnya Gontor, tentu sangat akrab dengan mahfuzhat yang begitu populer: من جد وجد Man Jadda Wajada. "Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil." Kalimat pendek. Mudah dihafal. Kuat maknanya. Begitu populer hingga sering menjadi slogan pendidikan, motivasi belajar, bahkan kutipan di berbagai media sosial. Namun karena saya berasal dari pesantren yang jauh lebih tradisional—bahkan nama geng pertemanan kami dulu adalah "Kasta Salaf"—versi mahfuzhat yang saya dengar sedikit lebih panjang dan sedikit lebih "berliku". Bunyinya: من جهد و جد وجد و من قرع الباب و لج ولج Man Jahada wa Jadda Wajada. Wa Man Qara'al Baaba wa Lajja...