KEHILANGAN KATA-KATA
BUKAN ANAKNYA YANG KEHILANGAN KATA-KATA, MUNGKIN KITA YANG TERLALU LAMA MEMBERIKAN MEREKA LAYAR Tentang screen time, kemampuan berbicara, dan mengapa anak yang sejak kecil akrab dengan layar bisa tumbuh menjadi remaja yang gagap ketika harus berbicara dengan manusia. Ada pemandangan yang semakin sering kita temui di sekolah. Guru bertanya. Kelas diam. Guru meminta pendapat. Sebagian menunduk. Guru meminta mereka berdiskusi. Mereka saling melihat. Guru bertanya lagi: “Ada yang mau menjawab?” Sunyi. Padahal beberapa menit sebelumnya, ketika membicarakan game, TikTok, YouTube, idol, atau sesuatu yang sedang viral, mereka bisa begitu ekspresif. Lalu kita mulai mengatakan: “Anak sekarang memang pemalu.” “Anak sekarang tidak percaya diri.” “Generasi sekarang kurang komunikasi.” Mungkin benar. Tetapi mungkin kita perlu bertanya lebih jauh: Apa yang terjadi pada kemampuan berbicara mereka sebelum mereka sampai di ruang kelas kita? Karena kemampuan berbicara tidak tiba-tiba hilang ketika ...