Sumpah Pemuda di Tengah Runtuhnya Ruang Hidup
Sumpah Pemuda di Tengah Runtuhnya Ruang Hidup: Ketika Kelas, Hutan, dan Pangan Sedang Tidak Baik-Baik Saja Hari ini, bendera berkibar, seragam dikenakan, dan teks Sumpah Pemuda kembali menggema di berbagai penjuru negeri. Namun, di balik khidmatnya upacara Sumpah Pemuda ke-98, kita patut berhenti sejenak untuk bertanya: apakah sumpah ini masih bernyawa, atau ia telah menjelma menjadi ritual hampa tanpa makna? Ketika tema “Bersatu, Berkreasi, & Berinovasi” didengungkan sebagai slogan perayaan, kenyataan di luar sana menampar kesadaran kita dengan keras. Ibu Pertiwi sedang tidak baik-baik saja. Ruang hidup menyempit, keadilan sosial kian kabur, dan masa depan generasi muda dipertaruhkan di atas meja kepentingan oligarki. 1. Ruang Kelas dan Piring Makan yang Terancam Bagaimana mungkin kita menuntut anak-anak muda dan para siswa untuk fokus belajar, berkreasi, dan menorehkan prestasi, jika fondasi dasar kehidupan mereka diguncang krisis sistemik? Kasus keracunan yang terjadi pad...