Refleksi Hari Buku di Era Society 5.0
📚 Prolog: Menulis untuk Keabadian, Refleksi Hari Buku di Era Society 5.0? Ada satu kesadaran yang sering datang terlambat dalam hidup manusia: bahwa umur biologis kita terbatas, tetapi jejak intelektual kita bisa melampaui batas waktu. Di titik inilah menulis menemukan makna terdalamnya. Ali bin Abi Thalib pernah mengingatkan: “Semua orang akan mati kecuali karyanya…” Kalimat ini bukan sekadar nasihat spiritual, melainkan sebuah panggilan eksistensial— bahwa manusia, pada akhirnya, akan dikenang bukan dari apa yang ia miliki, tetapi dari apa yang ia tinggalkan. Dan salah satu warisan paling abadi adalah tulisan. ✍️ Jalan Sunyi Menuju Keabadian Dalam dunia yang semakin bising oleh informasi instan, menulis adalah laku sunyi yang justru melahirkan gema panjang. Ia tidak selalu ramai, tetapi dampaknya melampaui ruang dan waktu. Imam Al-Ghazali menegaskan: “Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis.” Kalimat ini menegaskan satu hal penting: m...