KALAH MENANG AMAN
KALAH MENANG AMAN, TINGGAL TATA LAGI UNTUK MASA DEPAN Jatuh bukan akhir perjalanan. Kalah bukan tanda bahwa semuanya selesai. Ada masa dalam hidup ketika kita merasa sudah memberikan yang terbaik, tetapi hasilnya tetap tidak berpihak kepada kita. Kita sudah berusaha, tetapi gagal. Sudah berlatih, tetapi kalah. Sudah merencanakan dengan matang, tetapi kenyataan berjalan ke arah yang berbeda. Pada saat seperti itu, banyak orang buru-buru menyimpulkan bahwa dirinya tidak cukup baik. Kekalahan dianggap sebagai bukti ketidakmampuan, kegagalan dianggap sebagai akhir dari kesempatan, dan kejatuhan dianggap sebagai tanda bahwa perjalanan harus dihentikan. Padahal, kalah dan menang sebenarnya hanya dua peristiwa dalam sebuah perjalanan yang jauh lebih panjang. Hari ini kita bisa kalah. Besok kita bisa belajar. Lusa kita bisa mencoba lagi. Dan suatu hari nanti, sesuatu yang hari ini terasa seperti kekalahan mungkin justru menjadi bagian penting dari cerita tentang bagaimana kita menjadi le...