Kasihan Guru Kita
Prolog Di depan papan tulis, mereka berdiri menantang masa depan, Namun di atas kertas kebijakan, suara mereka seolah ditiadakan. Kurikulum berganti, teknis administrasi menjadi beban yang dipaksakan, Guru dianggap pelaksana, bukan lagi sumber pengetahuan yang dimuliakan. Mari kita bedah luka pendidikan, saat guru hanya menjadi sekadar alat kebijakan. Kasihan Guru Kita: Ketika Penguasa Kelas Tak Lagi Dipercaya Negara Sebuah kritik tajam baru-baru ini muncul, menyoroti luka lama yang kian menganga dalam sistem pendidikan kita. Intinya satu: Negara tidak percaya pada gurunya. Melalui pola perubahan kebijakan yang bersifat top-down , guru diposisikan layaknya robot pelaksana teknis, bukan subyek intelektual yang memiliki refleksi pedagogis dan pemahaman mendalam tentang realitas kelas. Seolah-olah, ada asumsi implisit yang menyakitkan: Guru dianggap tidak pintar! Pengetahuan praktis yang mereka timba bertahun-tahun di ruang kelas dianggap angin lalu, sementara kebijak...