Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

KETIKA HUTAN TERBAKAR

  KETIKA HUTAN TERBAKAR, APAKAH NURANI KITA IKUT MENJADI ABU? Catatan Seorang Guru Biologi tentang Karhutla, Sawit, Kekuasaan, dan Pendidikan yang Tidak Boleh Diam Oleh: Abdulloh, S.Pd., M.Pd — Guru yang Biasa Saja “Ketika hutan kehilangan pohon-pohonnya, kita kehilangan lebih dari sekadar kayu. Kita kehilangan rumah bagi kehidupan, penyangga peradaban, dan sebagian dari masa depan yang seharusnya kita wariskan kepada anak-anak.” Ada sesuatu yang terasa ganjil ketika kita melihat langit Indonesia diselimuti asap. Di satu sisi, kita mengajarkan anak-anak tentang fotosintesis, keseimbangan ekosistem, rantai makanan, siklus karbon, dan pentingnya menjaga lingkungan. Di sisi lain, hutan terus terbakar, lahan menghitam, satwa kehilangan habitat, dan masyarakat harus menghirup udara yang kualitasnya memburuk. Lalu, kita meminta anak-anak menghafalkan definisi ekosistem. Bukankah ada ironi yang perlu kita renungkan? Kita mengajarkan bahwa tumbuhan adalah produsen dalam rantai makanan, tet...

Postingan Terbaru

TEMPAT ANAK MENEMUKAN DIRINYA

76,5 Juta Rupiah per bulan

SOMEWHERE I BELONG

Juara & Kebangkitan Garuda

A PLACE FOR MY HEAD

Happy World Teacher’s Day