Literasi Go Digital
Prolog: Dunia berubah, layar digital kini menjadi sejauh mata memandang, Namun kitab suci jangan sampai hanya jadi pajangan di rak usang. Teknologi seringkali dituding sebagai perusak akhlak dan moral, Padahal ia bisa menjadi jembatan menuju hafalan yang kekal. Ayo Belajar Tahfidz, sebuah seruan yang melampaui sekadar kata, Menyatukan gawai dengan doa, mengubah konten menjadi pahala. Lil GoTa: Mengukir Ayat di Atas Layar, Menanam Qur’an di Dalam Dada Menghafal Al-Qur’an di era disrupsi adalah sebuah tantangan eksistensial. Di satu sisi, kurikulum menuntut kecepatan; di sisi lain, konten negatif media sosial siap menerjang. Namun, SD dan SMP kita mengambil langkah berani melalui Lil GoTa (Literasi Go Tahfidz) . Ini bukan sekadar ekstrakurikuler (SD) atau kokurikuler (SMP) biasa—ini adalah sebuah Digitalisasi Tahfidz yang menggunakan pendekatan berbasis aset untuk melahirkan generasi mutafaqquh fidin. Merdeka Belajar dalam Genggaman Selama ini, menghafal Al-Qur'an se...