Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Gema yang Tak Sampai

  Gema yang Tak Sampai: Membedah Sunyi di Ruang Kelas ​ Prolog: Kapur tulis menari, suara lantang memenuhi penjuru ruangan, Ilmu tumpah ruah, berharap menjadi bekal masa depan. Namun di antara deretan bangku, ada sunyi yang tak teraba, Ada tatapan kosong yang menyimpan ribuan tanya. Ketika "maksimal" sang guru berbenturan dengan realita, Di sanalah kita sadar, mengajar adalah seni membaca jiwa. ​Dialektika Pemahaman: Mengapa Maksimal Saja Tidak Cukup? ​Ada kegelisahan yang mendalam ketika seorang pendidik merasa telah berada di titik nadir usahanya, namun pemahaman murid seolah jalan di tempat. Kita sering terjebak dalam paradigma bahwa jika instruksi sudah jelas, maka pemahaman otomatis tercipta. Namun, filsuf eksistensialisme melihat pendidikan bukan sebagai produksi barang, melainkan pertemuan dua subjek yang merdeka. ​Ketidaksamaan makna "maksimal" antara guru dan murid adalah lubang hitam dalam pedagogi. Guru seringkali fokus pada output (apa yang di...

Postingan Terbaru

Canva dan Pengabdian

Dialektika Cinta dan Benci

IMEI Nokia N-Gage

Kekayaan Sejati adalah Amanah

Esok yang Menanti, Hati yang Mencari

Herbarium

Honorer, Menakar Nalar Anggaran MBG

Dilema Absensi di Tengah Bencana

Mens Rea, Komedi dan Indonesia

Labirin Pendidikan Kita