Antara Batas dan Paras
Antara Batas dan Paras
Ketika kebohongan mulai menyerupai kebenaran,
Dunia menjadi panggung sandiwara tanpa pemeran.
Bahkan kebenaran kini menjadi lahan pembibitan,
Bagi benih-benih palsu yang tumbuh dalam kepastian.
Maka bersiaplah, saat semua perlahan meluruh,
Tak ada lagi kata pasti yang sanggup berlabuh.
Lembar hidup kehilangan arti yang paling hakiki,
Terombang-ambing di antara fakta dan fiksi.
Kebebasan yang kau impikan kini hadir di depan mata,
Kebebasan yang terlalu bebas, hingga melampaui kasta.
Tanpa batas yang memisah dua sisi yang berbeda,
Hingga yang hitam dan putih melebur menjadi jelaga.
Sungguh, semua tak sama dan jangan dituntut serupa,
Sebab perbedaan adalah jiwa, bukan sekadar rupa.
Di sanalah letak indahnya kejujuran yang terjaga,
Di antara batas kebohongan yang kini bebas berubah nama.
Atas nama kebaikan, dusta kini diberi singgasana,
Namun kejujuran tetaplah emas, meski terkubur hina.

Komentar
Posting Komentar