Bintang Sobat SMP untuk Akmal
Dari Ruang Kelas 7 Alamanda Menuju Panggung Nasional: Catatan Kebanggaan untuk Akmal
Setiap guru pasti punya momen di mana dadanya bergemuruh penuh rasa syukur, menyaksikan benih-benih potensi yang dulu disemai di ruang kelas, kini mulai tumbuh tinggi mengepakkan sayapnya. Hari ini, perasaan itu hadir begitu membuncah di hati saya sebagai seorang pendidik, sekaligus sebagai wali kelas 7A, kelas yang akrab kami sebut sebagai Kelas 7 Alamanda (Aliansi Manjadda Wajada) di UPTD SMPN 1 Blega.
Sebuah kabar indah datang dari kementerian pusat. Murid saya, Moh. Akmal Maulana, dinyatakan sukses lolos dalam Seleksi Tahap 1 Bintang Sobat SMP 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat SMP Kemendikdasmen RI.
Bagi yang belum familier, Bintang Sobat SMP bukan sekadar ajang pamer nilai rapor. Ini adalah ruang apresiasi berskala nasional untuk menjaring siswa-siswi yang tidak hanya cerdas, tetapi memiliki karakter kuat untuk menjadi role model (panutan) bagi remaja di seluruh Indonesia. Dan melihat Akmal berdiri di titik itu, saya tahu, proses tidak pernah mengkhianati hasil.
Manjadda Wajada: Siapa yang Bersungguh-sungguh, Ia akan Berhasil
Nama "Alamanda" atau Aliansi Manjadda Wajada yang kami sematkan untuk kelas 7A bukan sekadar keren-kerenan. Di dalam nama itu ada doa dan komitmen. Kami belajar bahwa di Era Society 5.0 ini, tantangan dunia digital begitu masif. Teknologi melesat cepat, namun di kelas kami selalu menekankan: sejauh apa pun teknologi berkembang, tugas utama kita adalah tetap mengambil peran penuh untuk memanusiakan manusia.
Akmal adalah salah satu potret nyata dari semangat itu. Dia bukan anak yang meraih prestasi secara instan. Sebelum melangkah ke ajang Kemendikdasmen ini, rekam jejak literasinya sudah "menyala". Saya ingat betul bagaimana bangganya kami ketika Akmal dan kawan-kawan berhasil menerbitkan buku bersama yang bahkan sudah mengantongi sertifikat HAKI (Hak Kekayaan Intelektual). Sebuah portofolio yang luar biasa untuk anak usia sekolah menengah.
Dari kebiasaan bernalar kritis dan produktif berkarya itulah, karakter Akmal sebagai calon role model terbentuk.
Perjalanan Baru Dimulai
Lolos Tahap 1 adalah gerbang pembuka. Di depan, tantangan seleksi tentu akan semakin kompetitif. Akmal akan diuji dalam kreativitas pembuatan konten edukatif, public speaking, hingga bagaimana ia menyuarakan isu-isu penting remaja seperti literasi digital dan gerakan anti-bullying.
Sebagai wali kelasnya, saya memastikan bahwa sekolah dan khususnya keluarga besar 7 Alamanda akan selalu berdiri di belakangnya, siap memberikan bimbingan intensif dan dukungan terbaik.
Melalui catatan di blog pribadi ini, saya juga mengetuk pintu hati rekan-rekan, sahabat, dan pembaca sekalian untuk sudi kiranya menyelipkan doa terbaik bagi Moh. Akmal Maulana. Semoga langkahnya dilancarkan menuju babak final, membawa nama harum UPTD SMPN 1 Blega dan Pulau Madura ke pentas nasional.
Untuk Akmal, teruslah bersinar, Nak. Bakar semangat Manjadda Wajada-mu. Jadilah bintang yang tidak hanya terang untuk dirimu sendiri, tapi juga mampu menerangi sekitar!
Gas terus Fastabiqul khairat-nya
Dari Gurumu Yang Biasa saja

Selamat mas Akmal semoga lolos ditahap berikutnya
BalasHapus