Tentang Menimbang



Prolog

Sebuah kata bisa menjadi doa, namun bisa juga menjadi luka yang tak kasat mata.

Sebuah langkah kecil bisa menjadi sejarah, atau justru menjadi awal dari sebuah musibah.

Dunia ini adalah cermin dari apa yang kita tanam dalam diam dan apa yang kita ucap dalam tenang.

Maka, sebelum kaki melangkah dan lidah bergoyang, mari sejenak kita menimbang,

Tentang masa depan yang kita bangun dari setiap keputusan yang sekarang sedang kita rancang.

​Tentang Menimbang: Sebelum Biji Menjadi Pohon, Sebelum Batu Menjadi Kerikil

​Hidup adalah rangkaian sebab-akibat yang seringkali luput dari perhatian kita. Kita sering terburu-buru mengejar hasil, tanpa menyadari bahwa setiap hal besar selalu bermula dari sesuatu yang sederhana, dan setiap hal kokoh bisa hancur karena pengabaian yang kecil.

​Hal Kecil yang Akan Menjadi Besar

​Bayangkan sebutir biji di telapak tanganmu. Ia kecil, rapuh, dan seolah tak berdaya. Namun, jika ia diletakkan di tanah yang tepat, dirawat dengan kesabaran, dan diberi waktu, ia akan tumbuh menjadi pohon raksasa yang menaungi bumi.

​Begitulah kebiasaan dan niat. Sebuah kebaikan kecil yang dilakukan secara konsisten, sebuah ilmu yang dipelajari satu halaman setiap hari, atau sebuah investasi waktu untuk keluarga, kelak akan berbuah manis yang tak terbayangkan besarnya di masa depan. Jangan remehkan langkah kecilmu hari ini.

​Hal Besar yang Akan Menjadi Kecil

​Sebaliknya, lihatlah sebuah batu karang yang gagah. Ia tampak abadi, namun deburan ombak dan perubahan cuaca bisa memecahnya menjadi serpihan kerikil kecil.

​Begitulah kesombongan atau masalah. Sesuatu yang kita anggap besar dan tak terkalahkan hari ini bisa menciut dan hancur jika kita tidak menjaganya dengan bijak. Kekuasaan yang besar, harta yang melimpah, atau bahkan masalah yang terasa menghimpit dada, semuanya bisa menjadi kecil dan tak berarti seiring berjalannya waktu dan cara kita menyikapinya.

​Berpikir Matang: Sebuah Jembatan Menuju Kebaikan

​Apapun yang kau lakukan saat ini, berhentilah sejenak. Pikirkanlah matang-matang apa yang akan terjadi untuk ke depannya. Masa depanmu bukan ditentukan oleh keberuntungan semata, melainkan oleh keputusan-keputusan yang kamu ambil hari ini. Apakah langkahmu hari ini akan membangun "pohon" yang rindang, atau justru menghancurkan "batu" kekuatanmu sendiri?

Ingatlah pesan ini:

"Orang bijak akan berpikir dua kali sebelum mengucapkannya satu kali."


​Ada kekuatan luar biasa di balik diam dan berpikir. Dalam tradisi kearifan, kita mengenal nasihat:

"Tafakkar qobla an-takallam"Berpikirlah sebelum berbicara.

​Kata-kata yang sudah terucap tidak bisa ditarik kembali. Ia seperti anak panah yang lepas dari busurnya. Jika ia baik, ia akan menjadi obat; jika ia buruk, ia akan menjadi racun. Maka, jadilah nahkoda yang bijak bagi dirimu sendiri. Pikirkan dampaknya, timbang manfaatnya, dan pastikan setiap langkahmu hari ini adalah investasi untuk hari esok yang lebih baik.

Endgame

Jangan tergesa mengejar dunia, hingga lupa menimbang makna.

Setiap benih yang kau tanam, akan kembali padamu dalam bentuknya.

Jadilah bijak dalam bertindak, jadilah santun dalam bertutur kata.

Sebab hidup adalah tentang apa yang kita wariskan, bukan hanya apa yang kita rasa.

Berpikirlah sebelum bicara, bertindaklah dengan rencana.

Agar langkahmu tak tersesat, dan harimu penuh dengan cahaya.

Oleh: Abdulloh Aup

Komentar

Postingan Populer